Sunday, 15 May 2011

Di prediksi sampah antariksa akan berjatuhan kebumi tahun 2012 !


Prediksi dari LAPAN ( Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional )



Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengingatkan masyarakat akan bahaya akibat bakal maraknya sampah antariksa yang jatuh ke Bumi. Puncak potensi bahaya akibat smpah dari satelit yang tidak lagi terpakai ini terjadipada 2012.

Hal itu diingatkan Thomas Djamaluddin,Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lapan, di dalam acara Prss Tour yang diadakan Kamis (10/12/2009). Acara ini diikuti sejumlah wartawan dari sejumlah media cetak ataupun elektronik.

"Pada saat itu, atmosfer Bumi akan menjadi lebih padat akibat pengaruh aktivitas iradiasi matahari di saat sklus puncak.Dengan kian padat, ada hambatan bagi satelit dalam bergerak.Kecepatan menjadi semakin rendah dan lama-lma kehilangan gravitasi dan ketinggian sehingga akan mudah jatuh," tutur profesor riset di bidang astronomi Lapan ini.

Saat itu, lanjut Thomas,diperkirakan hampir setiap hari sampah berupa satelit akan jatuh ke permukaan Bumi.Pada kondisi normal,rata-rata hanya dua satelit atau pecahanya yang jatuh per pekannya.Adapun jumlah sampah antariksa ini bisa mencapai 13.000 dalam ukuran lebih dari 1 sentimeter.

"Namun, masyarakat jangan panik,"katanya. Menurut dia,peluang sampah antariksa ini untuk mengenai manusia atau obyek yang dimiliki manusia sangat kecil.

Komposisi sampah antariksa:

* 17 % berupa bagian badan roket
* 19 % berupa sampah terkait aktivitas misi di antariksa
* 22 % berupa psawat antariksa atau satelit yang tidak berfungsi
* 42 % berupa pecahan-pecahan atau ssa komponen (bahan baker, baterai,cat yg mengelupas)
* 11.000 obyekberukuran lebih dari 10 cm
* 100.000 obyek berkuran antara 1-10 cm
* Kawasan orbit rendah (2000km di atas permukaan bumi) menjadi lokasi sampah antariksa terbanyak


GAMBAR DETAIL SAMPAH ANTARIKSA

Potensi Jatuh

Satelit atau sampah antariksa jtuh ke bumi akan semakin bnyk dengan makin bertambahnya populasi antariksa oleh wahana buatan manusia. Pertambahan juga dipacu oleh saling bertabrakan antar-sampah antariksa tersebut. Data pantauan jaringan radar menunjukkan,rata-rata setiap 2–3 hari ada bekas satelit, roket, atau sampah antariksa lainnya yang jatuh ke bumi. Benda berukuran besar, berbobot beberapa puluh ton rata-rata 2pekan sekali ada yang jatuh.

Masalah yang menjadi perhatian utama adalah loksi jatuh dan waktunya. Lokasi jatuh trkait erat dengan lintasan orbitnya.Mir yang jatuh Maret 2001 orbitnya mempunyai inklinasi 51,6derajat,berpeluang jatuh di wilayah antara 51,6 derajat lintang utara (LU)–51,6derajat lintang selatan (LS). Sehinga dapat mengancam 80negara yang mungkin dilewatinya. BeppoSAX yang jatuh 30April 2003 orbitnya mempunyai inklinasi 4 derajat, sehingga mengancam 39 negara di sabuk ekuator.

Setiap satelit atau sampah antariksa orbitnya pasti melewati ekuator, sehingga peluang jatuh di daerah ekuator sangat besar.Indonesia yang merupakan negara ekuator terbesar sangat potensial kejatuhan satelit atau sampah antariksa. Namun, jangan cemas dahulu. Perbandingan luasnya daerah jelajah dengan ukuran satelit atau smpah antariksa sangat jauh,sehingga kemungkinan untuk membahaykan manusia atau barang milik manusia sangat kecil.Kemungkinan seorang manusia terkena benda jatuh dari antariksa 1:1.000.000.000.000.Sedangkan kemungkinan ada pesawat terbang yang terkena 1:10.000.000 
Selama perkembangan teknologi antariksa memang belum ada laporan orang atau barang yang trkena benda jatuh dari antariksa. Bila terkena, tentu dampaknya sangt hebat.Benda jatuh dari antarksa mempunyai kecepatan sampai puluhan atau ratusan km/jam.Bobotnya pun bervariasi,bisa mencapai puluhan kilogram. BeppoSAX yang jatuh beberapa waktu lalu,pcahan terbesar berbobot 120 kg. Untungnya, puing-puingnya akhirnya jatuh di lautan Pasifik, sebelah barat daya Ekuador, Amerika Selatan.
 

Berikut bukti titik-titik keberadaan sampah antariksa (By:Google Earth & NASA)
 "Space Junk Spotting,by Saso Sedlacek, Software Mashup of Google Earth and a NASA database of space debris."
 Installation view of “Space Junk Spotting” (2006) by Saso Sedlacek at Mejan Labs.

Ini merupakan foto sampah antariksa yang sampai ke bumi

Beberapa potongan puing-puing yang begitu besar sehingga sampah ini tidak terbakar sepenuhnya di atmosfir.Contoh adalah 250 kilogram (550 pon) propellent utama tangki roket.Struktur baja stainless yang hampir utuh pada tahun 1997.
Seorang peternak di Australia utara pedalaman terpencil menemukan sepotong sampah telah mendarat di lahan pertaniannya. Petani James Stirton menemukan sebuah bola raksasa logam memuntir tahun lalu, tetapi hanya baru-baru ini melihat ke dalam asal-usulnya
Gambar di atas adalah motor besar yang selamat masuk kembali pada 12 Januari 2001 jatuh di Arab Saudi. Ini adalah dari casing roket Delta motor tahap ketiga. Tidak ada dentuman sonik atau berkedip di langit malam tanda kedatangannya. Itu hanya ditemukan tergeletak di pasir, dengan berat beberapa 70 kg. Ini adalah kasus titanium dan terletak di dalam PAM-D (payload membantu modul). Modul ini memberikan satelit muatan dorong akhir dan memungkinkan untuk melakukan manuver posisi di orbit untuk melepaskan pesawat ruang angkasa dengan benar. The PAM-D menyelesaikan tugas dan menjadi ruang sampah, akhirnya membusuk dari orbit. Gambar berikut menunjukkan PAM utuh-D di pabrik
 COSMOS 2267
Dekat Cosala Meksiko sepotong Cosmos 2267 yang busuk dari orbit pada bulan Desember 1994 adalah ditemukan dan ditampilkan; itu adalah 2,4 x 2,4 m dengan massa 20kg
 DELTA Rockets
Salah satu seperti yang satu ini jatuh di Afrika Selatan (courtesy W. Koorts) dan bagian ini terletak di sebuah museum di luar Cape Town pada bulan April 2000.What ditemukan adalah propelan baja tangki (1,7 x 2,7 m, massa 270 kg), sebuah titanium tekanan bola (diameter 0,58 m, massa 32 kg), dan sebuah ruang pembakaran komposit (0,76 m panjang, lebar 0,25 m rata-rata). Lingkungan titanium kecil dan tangki yang lebih besar adalah dua bagian yang 'biasanya' bertahan masuk kembali.
Kata-kata bijak :
-Hendak nya manusia sadar apa yang di lakukan dan akan berdampak pada manusia itu sendiri
-Cintai bumi kita seperti kita mencintai diri kita sendiri
-Dengan melihat hal2 seperti ini mungkin kita sebagai manusia seharus nya semakin ingat dengan sang     pencipta dan selalu dalam jalaan yang benar yaitu jalan yang di Ridhoi ALLAH SWT

 Sumber :