Thursday, 2 May 2019

Asuransi kesehatan Berbasis Syariah vs Asuransi Konvensional

Asuransi kesehatan syariah saat ini banyak diminati oleh masyarakat dibandingkan asuransi kesehatan konvensional. Hal tersebut dikarenakan asuransi kesehatan konvensional memiliki banyak kekurangan, seperti memiliki ketidakpastian transaksi di mana tidak diketahui siapa yang akan memperoleh keuntungan dan kerugian saat periode asuransi selesai.


Selain itu, asuransi kesehatan konvensional juga bisa dikatakan sebagai riba. Seperti seseorang yang membeli polis asuransi kesehatan melalui pembayaran sejumlah dana premi dengan harapan mendapat uang lebih banyak di masa depan, namun bisa jadi malah tidak mendapatkannya.

Dari faktor itulah, sekarang muncul asuransi kesehatan syariah yang memiliki beberapa keuntungan dibanding asuransi kesehatan konvensional, seperti:

1. Diawasi Dewan Pengawas Syariah (DPS)
Peran DPS adalah mengawasi seluruh produk yang akan dipasarkan, termasuk pengelolaan dana investasi perusahaan asuransi kesehatan. Selain itu, DPS juga memberikan sanksi bagi perusahaan yang tidak bisa menjalankan prosesnya sesuai prinsip syariah. Biasanya, DPS ini tidak akan bisaditemui di asuransi kesehatan konvensional.

2. Sistem yang adil
Sistem yang diterapkan di asuransi kesehatan kesehatan syariah adalah adil dan meringankan beban. Hal tersebut bisa dijumpai pada konsep sistem donasi dan hibah, maksudnya jika ada salah satu nasabah yang tertimpa kemalangan maka biasanya lasabah lain bisa memberikan bantuan dengan mendonasikan sebagian atau seluruh kontribusinya.

Dengan begini, perusahaan asuransibisa mengelola bantuan tersebut untuk dihibahkan kepada yang bersangkutan. Diberlakukannya ketentuan ini, nasabah bisa saling tolong menolong antar sesama.

3. Dana asuransi kesehatan menjadi hak sepenuhnya bagi peserta
Dalam menjalankan transaksi, nasabah akan memberikan dana atau premi kepada perusahaan. Nah, uang yang disetorkan tersebut sepenuhnya adalah hak nasabah, perusahaan tidak memiliki hak apapun apalagi menggunakannya untuk memperoleh keuntungan. Hal tersebut dikarenakan perusahaan asuransi kesehatan memegang prinsip dan amanahnya untuk mengelola dana saja.

4. Tidak ada sistem dana hangus
Dana hangus seringkali dijumpai pada asuransi kesehatan konvensional. Namun, Anda tidak akan menjumpainya di asuransi kesehatan syariah karena hak nasabah tidak akan diambil walaupun ditengah jalan tidak bisa melakukan pembayaran.

Selain itu, dana juga tetap dikembalikan kepada nasabah walaupun tidak mampu melanjutkan pembayaran premi atau mengundurkan diri ketika kontrak belum habis. Namun, patut diingat, hal tersebut tidak berlaku untuk dana Tabarru atau dana kebajikan.

5. Saling menguntungkan dua pihak
Sistem yang diterapkan pada produk asuransi satu ini adalah saling menguntungkan antar dua belah pihak. Maksudnya, baik nasabah maupun perusahaan asuransi mendapatkan keuntungan yang dipublikasi untuk dibagi rata berdasarkan prinsip bagi hasil yang sudah disepakati secara bersama-sama.

Itulah beberapa keuntungan yang bisa Anda peroleh saat memiliki asuransi kesehatan syariah. Jika untung atau rugi, kedua belah pihak akan merasakan bersama-sama alias adil. Dengan demikian, produk asuransi kesehatan ini bisa menjamin keamanan keuangan Anda yang akan di kelola untuk jangka waktu yang lama.

No comments:
Write comments